Sate Kambing Khas Meureudu

Sate Kambing Khas Meureudu

Sate Kambing Khas Meureudu
Sate Kambing Khas Meureudu

Kota Meureudu yang memiliki kepadatan pengunjung di setiap harinya mengingat kota tersebut menjadi ibu kota kabupaten Pidie Jaya pasca mekar dari kabupaten Pidie.

Keude Meureudu saban hari banyak penjual kaki lima yang berserakan di pinggir jalan dengan menjual makanan khas daerah, tak terkecuali seperti sate kambing khas alami yang memiliki aroma gurih alami ketika kita melintas di jalan protokuler kota Meureudu tersebut.

Harun Hasan, sang penjual sate kambing yang telah berjualan puluhan tahun lamanya dari turun-temurun keluarganya menjelaskan, sate kambing khas kota Meureudu yang dijualnya dalam seminggu bisa menghabiskan lima ekor kambing.

“Biasanya Senin menghabiskan satu ekor kambing, Rabu dan Jum’at kami memotong dua kambing perhari biasanya, kami cuma libur saat bulan Ramadhan karena menjual nasi beurjani (nasi kuning),” katanya

Sementara Jamal, pembeli Sate Kambing yang menjadi langganan selalu setia menunggu dengan pengantrian panjang hingga memacetkan jalan kota Meureudu ketika hari pekan mangatakan cukup puas dengan makanan yang disajikan oleh sang penjual sate kambing itu.

“Biasanya saya menghabiskan waktu 15 – 20 menit untuk proses pengantrian panjang tatkala membeli sate kambing di hari pekan(Rabu), tapi kalau hari Senin atau Jumat tanpa harus menunggu antrian panjang, dan biasanya dijual seminggu tiga hari dengan harga bersahabat. Satu porsi hanya dijual Rp25.000, kalau ditambah nasi maka per porsinya menjadi Rp.30.000,” kata Jamal warga Pangwa yang manghabiskan sepuluh menit perjalanan untuk menuju kota Meureudu tersebut. [ ]